{"id":1133,"date":"2021-10-22T03:19:49","date_gmt":"2021-10-22T03:19:49","guid":{"rendered":"http:\/\/sanggaragam.org\/?p=1133"},"modified":"2021-10-22T03:19:49","modified_gmt":"2021-10-22T03:19:49","slug":"yuli-purwati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/geguritan\/yuli-purwati\/","title":{"rendered":"Yuli Purwati"},"content":{"rendered":"<p>Tiga puisi Yuli ini, sebut saja hasil dari memasang perangkap disekitar tempat tinggalnya, yang penuh tanaman dan pepohonan, dan juga tak jauh dari persawahan. Lintasan2 yang lewat tidak dibiarkan menjadi gosip atau basa-basi belaka, melainkan ia format menjadi puisi. Memang belum begitu ketat dalam memilih kata, tetapi setidaknya upaya untuk menulis puisi tidak lelah terus dilakukan, dan harus terus dilakukan untuk bisa \u2018menemukan\u2019 puisi, dan jangan berhenti menulis jika sudah \u2018bertemu\u2019 puisi dalam berbagai formula. Karena puisi tidak untuk menjadi juara, melainkan terus menulis tiada jera. Setidaknya seperti kata Redra: \u201cDalam Ilmu surat tidak ada juara satu,\u00a0 (hanya) dalam ilmu silat juara 2 sudah dikalahkan juara 1\u201d.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/sanggaragam.org\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Puisi-Yuli-Purwati.pdf\" class=\"pdfemb-viewer\" style=\"\" data-width=\"max\" data-height=\"max\"  data-toolbar=\"bottom\" data-toolbar-fixed=\"off\">Puisi Yuli Purwati<br\/><\/a>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tiga puisi Yuli ini, sebut saja hasil dari memasang perangkap disekitar tempat tinggalnya, yang penuh tanaman dan pepohonan, dan juga tak jauh dari persawahan. Lintasan2 yang lewat tidak dibiarkan menjadi gosip atau basa-basi belaka, melainkan ia format menjadi puisi. Memang belum begitu ketat dalam memilih kata, tetapi setidaknya upaya untuk menulis puisi tidak lelah terus&hellip; <br \/> <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/geguritan\/yuli-purwati\/\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1133"}],"collection":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1133"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1133\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1134,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1133\/revisions\/1134"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1133"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1133"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1133"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}