{"id":1146,"date":"2021-10-29T02:42:51","date_gmt":"2021-10-29T02:42:51","guid":{"rendered":"http:\/\/sanggaragam.org\/?p=1146"},"modified":"2021-10-29T02:42:51","modified_gmt":"2021-10-29T02:42:51","slug":"lies-wijayanti-sw","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/geguritan\/lies-wijayanti-sw\/","title":{"rendered":"Lies Wijayanti SW"},"content":{"rendered":"<p>Tanaman dan pekarangan, tampaknya menjadi perhatian Lies Wijayanti. Mungkin karena dia perempuan, dan suka merawat tanaman, mungkin juga pekarangan tempat tinggalnya ada banyak tanaman, sehingga saban hari ia bisa merawat tanaman, atau di kebun lain, kapan dia bepergian, hampir-hampir tak bisa dilepaskan, selalu menyentuh tanaman. Bukan hanya sekedar tanaman untuk keindahan, seperti tanaman bunga-bunga, tetapi juga tanaman jenis lain, yang bisa digunkan \u00a0untuk obat, dan bisa untuk kelengkapan memasak. Momentum puitik di pekarangan atau di kebun, tidak dibiarkan lepas oleh Lies. Begitulah, menulis puisi memang perlu dimulai dari sesuatu yang dikenali, sehingga mengenali banyak hal dari \u2018sesuatu\u2019 yang dikenali itu.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/sanggaragam.org\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Puisi-Lies-Wijayati.pdf\" class=\"pdfemb-viewer\" style=\"\" data-width=\"max\" data-height=\"max\"  data-toolbar=\"bottom\" data-toolbar-fixed=\"off\">Puisi Lies Wijayati<br\/><\/a>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanaman dan pekarangan, tampaknya menjadi perhatian Lies Wijayanti. Mungkin karena dia perempuan, dan suka merawat tanaman, mungkin juga pekarangan tempat tinggalnya ada banyak tanaman, sehingga saban hari ia bisa merawat tanaman, atau di kebun lain, kapan dia bepergian, hampir-hampir tak bisa dilepaskan, selalu menyentuh tanaman. Bukan hanya sekedar tanaman untuk keindahan, seperti tanaman bunga-bunga, tetapi&hellip; <br \/> <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/geguritan\/lies-wijayanti-sw\/\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1146"}],"collection":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1146"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1146\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1147,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1146\/revisions\/1147"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}