{"id":1256,"date":"2022-01-21T10:22:48","date_gmt":"2022-01-21T03:22:48","guid":{"rendered":"http:\/\/sanggaragam.org\/?p=1256"},"modified":"2022-01-21T10:22:48","modified_gmt":"2022-01-21T03:22:48","slug":"dalle-dalminto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/geguritan\/dalle-dalminto\/","title":{"rendered":"Dalle Dalminto"},"content":{"rendered":"<p>Puisi Dalle Dalminto,\u00a0 berangkat dari hal yang dialami secara langsung. Dia melihat Yogya, terutama kota Yogya dari dua tanda yang dikenalinya, yakni Kali Code dan dua pohon beringin kurung yang terletak di alun-alun selatan. Kali Code membelah kota Yogya menjadi dua, dan sering dikenali sebagai wetan (timur) kali dan kulon (barat) kali. Kulon\u00a0 kali ada Kraton Kasultanan dan wetan kali ada Karton Pakualaman. Keduanya menadai kekuasaan tradisional yang berbeda. Puisi Dalle memang tidak menyinggung keduanya, tetapi menyajikan imaji\u00a0 lain, dan seperti sudah diyakini, yakni hubungan Gunung Merapi dan Laut Selatan: Kali Code menjadi jalur komuninasi keduanya. Dalle juga melihat Kali Code kekinian, yang sudah terawat dan bisa ditemukan kafe di situ, sehingga sambil makan bisa menikmati panorama sungai.<a href=\"https:\/\/sanggaragam.org\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Puisi-Dalle-Dalminto.pdf\" class=\"pdfemb-viewer\" style=\"\" data-width=\"max\" data-height=\"max\"  data-toolbar=\"bottom\" data-toolbar-fixed=\"off\">Puisi Dalle Dalminto<br\/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Puisi Dalle Dalminto,\u00a0 berangkat dari hal yang dialami secara langsung. Dia melihat Yogya, terutama kota Yogya dari dua tanda yang dikenalinya, yakni Kali Code dan dua pohon beringin kurung yang terletak di alun-alun selatan. Kali Code membelah kota Yogya menjadi dua, dan sering dikenali sebagai wetan (timur) kali dan kulon (barat) kali. Kulon\u00a0 kali ada&hellip; <br \/> <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/geguritan\/dalle-dalminto\/\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1256"}],"collection":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1256"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1256\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1257,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1256\/revisions\/1257"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1256"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1256"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1256"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}