{"id":1652,"date":"2023-01-27T18:44:49","date_gmt":"2023-01-27T11:44:49","guid":{"rendered":"https:\/\/sanggaragam.org\/?p=1652"},"modified":"2023-01-27T18:44:49","modified_gmt":"2023-01-27T11:44:49","slug":"deros-sudarsono","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/geguritan\/deros-sudarsono\/","title":{"rendered":"D&#8217;Eros Sudarsono"},"content":{"rendered":"<p>Eros, demikian ia sering dipanggil, rupanya tidak hanya menulis, tetapi juga melukis, sehingga bisa dikatakan kreativitas menempuh dua jalur. Meskipun,\u00a0 bisa pula dikatakan keduanya sama adanya, yakni: menggambar. Tiga puisi yang ditayang ini, satu di antaranya merespon peristiwa korban permainan sepak bola di Malang. Bukan karena tawuran, tapi unsur lain. Karena korbannya anak-anak, setidaknya remaja, Eros, mungkin teringat anaknya. Sambil membayangkan orang tua, yang anaknya menjadi korban. Melalui puisi, ia merenungkan peristiwa itu, tentu ada duka di sana.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/sanggaragam.org\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Puisi-DEros-Sudarsono.pdf\" class=\"pdfemb-viewer\" style=\"\" data-width=\"max\" data-height=\"max\"  data-toolbar=\"bottom\" data-toolbar-fixed=\"off\">Puisi D&#039;Eros Sudarsono<br\/><\/a>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Eros, demikian ia sering dipanggil, rupanya tidak hanya menulis, tetapi juga melukis, sehingga bisa dikatakan kreativitas menempuh dua jalur. Meskipun,\u00a0 bisa pula dikatakan keduanya sama adanya, yakni: menggambar. Tiga puisi yang ditayang ini, satu di antaranya merespon peristiwa korban permainan sepak bola di Malang. Bukan karena tawuran, tapi unsur lain. Karena korbannya anak-anak, setidaknya remaja,&hellip; <br \/> <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/geguritan\/deros-sudarsono\/\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1652"}],"collection":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1652"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1652\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1653,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1652\/revisions\/1653"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1652"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1652"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sanggaragam.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1652"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}