Aming Aminoedhin
Aming Aminoedhin, sejak mahasiswa di UNS sudah rajin menulis puisi, dan karyanya dipublikasikan banyak media lokal maupun nasional. Sampai sekarang ia masih rajin menulis puisi. Presiden penyair Surabaya ini, seringkali membacakan puisi karyanya di beberapa daerah. Agaknya, selalu ada waktu untuk menulis puisi, sehingga kapan diminta mengirim puisi, dengan segera ia akan mengirimkannya, dan tidak hanya satu puisi. Seringkali mengirim lebih dari yang diminta.
Tinggalnya di Mojokerto, tapi nampaknya selalu terpesona Kota Surabaya. Seringkali, dia menulis tema Kota Surabaya, bahkan judulnya menyebut Surabaya, seperti puisinya yang berjudul ‘Surabaya Menari’. Bagi Aming, Surabaya tidak pernah diam, selalu ada peristiwa yang digelar, dan itu membuat dia kagum terhadap Surabaya. Kata menari, setidaknya menunjukkan bahwa Surabaya tidak pernah diam, selalu ada gerak yang indah, seperti tarian. Ia ingin, ada seni lain, musik misalnya. Lalu, bagaimana dengan sastra, terus bergerak seperti tarian atau lebih banyak diam.
Puisi Aming Aminoedhin