Category: Udarasa

Menyangga Keberagaman, Keselarasan, dan Kelestarian

NGUTIL SUGUHAN

Beberapa kali lihat video di youtube yang beredar di grup-grup WA tentang emak-emak yang ngambil makanan suguhan dan memasukkannya ke dalam tas jinjing mereka saat kondangan, bikin geli sekaligus gimana gitu, meskipun sebagian video itu tampak sengaja dibikin cuma buat lucu-lucuan saja. Tetapi, di kehidupan nyata hal demikian itu benar-benar nyata ada. Dan sering terjadi…
Read more

MENERJEMAHKAN “TONI MORRISON”

Ini dia tugasku selanjutnya: menerjemahkan salah satu karya Toni Morrison. Berat, Sobat. Bakal ambyar kalau tak cermat. Tulisan-tulisan Morrison sungguh ampuh. Pembukanya, tulisan pendek yang menyadarkanku bahwa tema “responses to chaos dan perception of chaos” rupanya masih asing bagi beberapa temanku yang kuanggap berwawasan luas. Bukan berarti mereka berwawasan kurang luas, bukan begitu. Namun aku…
Read more

SELAMAT JALAN, BUYA SYAFII….

Senin, 30 Mei 2022, jam 8 pagi, akhirnya, aku dapat teman nginap di Sampit Residance di bilangan Blok M. Sejak peristiwa pingsan sehabis main tepokbulu beberapa tahun lalu, aku memang merasa lebih aman bersama teman jika bekerja jauh dari rumah. Jadi, kehadiran teman saya itu seperti seperangkat jaminan kesehatan bagiku. Namanya Budhi Hermanto (selanjutnya kutulis…
Read more

ASAP BAKARAN SAMPAH TETANGGA

Rumahku sebenarnya cukup luas, kurang lebih 400 m2, bangunan rumahku ada di tengah, sedang di halaman depan dan belakang kutanami pohon-pohon perindang. Di halaman depan sebenarnya ada 4 pohon perindang: pohon Sawo Kecik, pohon Sawo Bludru, pohon Tanjung, pohon Nogosari (langka) tapi karena perkembangan rumah, sekarang tinggal pohon Sawo Bludru dan pohon Nogosari. Di halaman…
Read more

SELERA MEDSOSAN

Dalam sebuah obrolan, seorang budayawan dan kyai dan penulis hebat mengatakan bahwa FB sekarang ini bukan lagi medsos tapi semacam Forum Basa-basi, pergaulan maya. Twitter itulah sebenar-benar medsos, yang cepat berkelebat, saling serang tanpa perlu kenal orang, tak peduli duduk-soal, pokoke digawe rame, makin berisik makin asyik, jika perlu justru dar-der-dor. Makanya ada istilah tweet-war.…
Read more

SELAMAT JALAN, KAWAN!

Gunawan Maryanto, Kusen Alipah Hadi, teman-teman Sanggar Anom, dan Bapak Guru Genthong HSA (In memoriam Gunawan “Cindhil” Maryanto; aktor, penulis, dan sutradara teater) Pukul 23.59 WIB, aku masih tidak bisa tidur setelah dapat mengakses HP. Barangkali karena perasaan kehilangan, barangkali mengaca diri melihat kondisi kesehatan diri, atau barangkali juga sedang menakar cara hidup teman-teman sekerja…
Read more

HARI GINI ANAK MUDA NGARIT?

  Ngarit terdengar asing dan aneh bagi anak muda sekarang. Setelah diperbudak gawai, apa ya masih mau ngarit di sawah? Jelas, bagi anak muda, ngarit bukan pekerjaan gampang meskipun kelihatannya cuma cari rumput. Dan tidak hanya berhenti sekedar cari rumput saja, karena rangkaian dari pekerjaan ngarit berikutnya harus kasih makan kambing sesampainya di rumah. Apalagi,…
Read more

WARUNG BU GIN

  Warung, per definisi, berbeda dengan restoran. Yang kelihatan tentu saja adalah bentuk fisik. Warung lebih sederhana; meja-kursi kayu sedikit lusuh, tanpa daftar menu, pembeli diandaikan tahu sendiri karena toh menu itu sehari-hari kita jumpai di rumah: sayur lodeh, gorengan, bakmi, oseng terong, sambal, ayam goreng, dan sebagainya. Semuanya familiar. Restoran tentu berbeda, bersih, dan…
Read more

HER, Sebuah Laku Ketulusan

  Siang itu, saya mengabari bahwa pembicara-pembicara, atau tukang cerita, acara Berbagi Cerita YPR- Sanggaragam dan Jejaring Bandung Spirit sudah beres. Sesuai rencana. Ia pun menjawab, “Sip Bro…,”sambil kirim simbol jempol. Selang sehari, 16 Juli. tiba-tiba ia mengirim kabar lewat w.a: “Halo bro…ada kabar yang aku terima. Aku test antigen di Klepu ternyata positif!” Deg……
Read more

MELUPAKAN (INGATAN) KOTA

Masih segar dalam ingatan, beberapa tahun silam, dalam sebuah presentasi sejarahwan Peter Carey, yang seumur hidupnya menekuni sejarah Pangeran Diponegoro itu, mengungkapkan bahwa kota menjadi hidup karena narasi! Ya, saat itu, Pak Peter Carey tak bicara tentang Pangeran DIponegoro, namun membincangkan tentang kota dan sejarahnya. Tetap menarik untuk disimak. Seketika saya merenung, melemparkan ingatan-ingatan akan…
Read more