Blog

Menyangga Keberagaman, Keselarasan, dan Kelestarian

Yonas Suharyono

Yonas Suharyono memang sudah akrab dengan Yogyakarta, bukan karena aslinya Gunungkidul. Karena dia, tahun 1980-an pernah berproses di Yogyakarta dalam upaya menggeluti sastra, dan akhirnya ‘terdampar’ di Cilacap menjadi guru SMP. Namun kecintaannya pada sastra tidak pernah surut. Yonas masih terus menulis puisi. Dua puisi dari 3 puisinya ini, mengambil tema sosial. Namun ditengah kepeduliananya…
Read more

“Bulan Purnama” Terakhir dI Tembi

Sastra Bulan Purnama asuhan Penyair Ons Untoro Edisi 135 ini merupakan edisi terakhir yang diselenggarakan di Tembi Rumah Budaya, Yogyakarta. Genap 22 tahun Ons Untoro bekerja di TRB, dan 11 tahun di antaranya menghidupkan SBP. Akhir bulan Desember tahun ini, Ons pensiun. SBP selama ini disangga berbagai profesi, seperti dokter: Halida Wibawaty, Ita Fauzia, Handrawan…
Read more

Khanafi

Khanafi, penyair muda tinggal di Yogya, tepatnya di Srandakan, Bantul, termasuk cukup produktif. Dua puisi yang ditayang adalah bagian dari sejumlah puisi karyanya. Kota dan penyair, agaknya bagi Khanafi, tak bisa dilepaskan. Di kota selalu ada penyair, dan tentu saja, ditemukan puisi, Kota di mana dia tinggal, mungkin berbeda dengan desa di mana dia dilahirkan,…
Read more

Sus S. Hardjono

Sus. S. Hardjono, tampaknya tak bisa lepas dari puisi. Bahkan, puisi sisi lain dari jalan hidupnya, sehingga dalam situasi apapun, termasuk ‘dalam hujan’, ia tak henti menulis puisi. Mungkin, hanya saat tidur dan mengajar dia tidak menulis puisi, tetapi bukan berarti ia melupakan puisi. Karena puisi begitu dekat dengan hidupnya, bahkan puisi adalah kehidupan itu…
Read more

Kamerad Kanjeng

Kamerad Kanjeng, nama lain dari Agus Istijanto, memiliki kepedulian sosial, setidaknya dari 2 puisi karyanya yang di tayang ini, dan juga puisi2 lain yang pernah saya baca. Melalui puisi, Agus menyampaikan masalah sosial, tidak dengan teriak-teriak. Agaknya, ia ingin menyampaikan kritik sosial secara indah, dan puisi baginya media yang indah, karena itu melalui ‘jalan puisi’…
Read more

ANEKA JAJANAN PASAR

Mengapa jajanan pasar? Rupanya memori rasa semasa kecil atau pernah bertempat tinggal di suatu wilayah yang memiliki pasar tradisional, tentu saja terdapat penjual jajanan pasar, dan kita pernah belanja untuk dikonsumsi. Bagaimana panganan yang disebut jajanan  pasar menjadi jajanan pusaka rakyat dan mampu menyesuaikan diri dengan gaya hidup urban, kecuali ada beberapa yang lenyap dampak…
Read more

Lies Wijayanti SW

Bagi Lies Wijayanti, pengalaman hidup memiliki momentum puitik, sehingga ia menuliskan dalam bentuk puisi. Dua puisi ini memperlihatkan hal itu. Keduanya berawal dari pengalaman yang berbeda. Puisi yang pertama, agaknya dia memiliki pengalaman langsung, atau setidaknya kesaksian dari orang lain, yang dijadikan sebagai pengalaman hidup. Puisi kedua, dia, agaknya, mengikuti hiruk pikuk berita peristiwa sepak…
Read more

Kidung Purnama

Kidung Purnama termasuk rajin menulis puisi, dan membacakan puisi karyanya di banyak tempat. Puisi Kidung tidak dibiarkan tinggal di ruang sempit, meski menulis cinta misalnya, atau kesetiaan, tetapi imajinasi Kidung melompat jauh, sehingga ruang yang tampak sempit menjadi terasa luas, dan mengajak pembacanya untuk memasuki ruang imajinasinya. Kalimat dalam puisinya tidak panjang, namun membawa kisah…
Read more

Sudarmono

Puisi  Sudarmono. Seringkali menyajikan tema sosial, menuliskan persoalan sosial yang mungkin dialami atau dia lihat dan rasakan. Mungkin, ini terpengaruh aktivitasnya di tengah perburuhan, ketika dia masih bekerja di Bekasi, dan sekarang sudah pensiun. Aktivitasnya dalam pembelaan terhadap buruh, memberikan inspirasi untuk menulis puisi. Namun, tidak semua  puisi karyanya menyajikan tema sosial, kadang dia juga…
Read more

Isbedy Stiawan ZS

Sebagai penyair, dan di Lampung dikenal sebagai Paus Sastra, Isbedy sangat produktif. Sejumlah puisinya sudah diterbitkan menjadi buku. Baik buku puisi tunggal karyanya, maupun antologi puisi bersama penyair Indonesia lainnya. Belakangan, ia banyak membacakan puisi karyanya, dan diunggah di youtube. Ia tak lelah terus berkarya. Itulah penyair, terus berkarya, dan Isbedy melakukannya. Tiga puisinya ini…
Read more