Blog

Menyangga Keberagaman, Keselarasan, dan Kelestarian

PUISI AMING AMINOEDHIN

Ingatan  selalu kontekstual dalam ruang dan waktu membingkai makna.  Imagi tentang  jejak sejarah senantiasa berkelindan dengan impian dan realitas, memuncak dalam simpul-simpul dan guratan batin.  Terbitan kali ini menayangkan 4 buah puisi  terpiiih karya penyair Aming Aminoedhin yang memotret tentang  jejak kota sebagai ruang imaginasi dan impian berbagai keindahan sekaligus kerinduan untuk tetap ingat akan…
Read more

PUISI RUHAN WAHYUDI

Ada tiga puisi terpilih oleh Pengasuh Rubrik Puisi dari  karya Ruhan Wahyudi  untuk diterbitkan kali ini.  Tiga  buah puisi  yang mengekspresikan perasaan cinta. Dari getaran rasa menjadi sebuah mantra. Selamat menikmati.

Laporan Testimoni Syawalan Sastra dalam Gambar dan Puisi

Rekaman proses syawalan sastra dan peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni 2021 dikemas dalam rangkai gambar  dan testimoni peserta yang memberikan komentar spontan  dalam bentuk puisi yang disusun oleh Ons Untoro.

YU MODIN DAN MBAK IMAM

Ketika Cangik dan Limbuk sedang duduk-duduk petan (mencari kutu rambut) di bawah pohon beringin teduh dalam semilir angin nan menyegarkan jiwa-raga, tiba-tiba terdengar suara azan yang memekakkan telinga dari pengeras suara masjid terdekat yang disambut bersahut-sahutan oleh pengeras suara masjid dari berbagai penjuru desa. “Mbuk,” bisik Cangik di telinga Limbuk, “Tahu nggak aku semalam mimpi…
Read more

PUISI HAFNEY MAULANA

Rubrik Puisi Berkala Maya SANGGARAGAM per bulan Juni 2021 akan tayang rutin setiap minggu sekali. Setiap puisi yang masuk mendapatkan kurasi dan catatan dari pengasuh Rubrik  Puisi Ons Untoro.  Terbitan kali ini terpilih 4 puisi karya Hafney Maulana.

POTRET KAMPUNG JUMINAHAN NGEBONG

RW 14 Kampung Juminahan berada di sebelah timur  bantaran Sungai Code. Menurut penuturan sejarah lisan penduduk, RW 14 Kampung Juminahan  dahulu dikenal dengan nama JUMINAHAN NGEBONG dengan alasan sebelum menjadi pemukiman padat dahulunya di wilayah tersebut merupakan lokasi pemakaman dan kemudian menjadi tempat pembuangan sampah. Sampai sekarang ini masih ada makam Kyai dan Nyai Juminah…
Read more

Mekanisme Adaptasi dan Lompatan Budaya

Kesadaran seringkali baru hadir ketika dihadapkan dengan kenyataan. Besarnya kesenjangan dan disparitas budaya antara pusat dan pinggiran seketika ‘menyodok ke ulu hati’ saat dihadapkan dengan realitas sosial yang tak terelakkan.  Situasi yang menyesakkan hati menyayat seperti mata pisau menghujam ke dalam dada menimbulkan perih.  Dampak pandemi memaksa semua pihak menerima kenyataan untuk bisa tetap bertahan…
Read more

SOL SOL LA SOL MI DO SI DO RE DO…

“Sol sol la sol mi do si do re do, la la si do do sol la sol fa mi….” senandung Togog. “Aku tahu itu!” sahut Mbilung, lalu menyanyi dengan nada yang sama “Nenek moyangku orang pelaut!” “Salaaah!” potong Togog, lalu menyanyi mengoreksi syair Mbilung “Nenek moyangku orang Afrika….!” “Lho, lho, lho,… mana bisa?!” potong…
Read more

Pentingnya Inovasi dan Kemandirian

Kegiatan peluncuran web SANGGARAGAM dilakukan diskusi secara virtual, mengundang narasumber Wiryono Raharjo, seorang peneliti dan pengajar di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dan Dominggus Elcid Li, aktivis dan direktur Institute of Resources Governance and Social Change, Kupang dengan tema “Pandemi dan Siasat Kaum Pinggiran”. Kegiatan ini diselenggarakan pada 24 April 2021 bertepatan dengan peringatan Hari Asia…
Read more

Disparitas Budaya Orang Asli Suku Yaghai Papua

Meskipun sudah lebih setengah abad sejak PEPERA tahun 1969 Papua dinyatakan secara resmi menjadi bagian wilayah Indonesia, namun kesenjangan besar dalam berbagai aspek dialami oleh masyarakat asli Papua.  Papua yang digambarkan sebagai “surga kecil yang jatuh dari langit”, faktanya mengalami kondisi-kondisi yang tidak setara dengan penduduk Indonesia lainnya. Penulis akan memotret pengalaman hidup di  satu…
Read more