Category: Geguritan

Menyangga Keberagaman, Keselarasan, dan Kelestarian

Peni Citrani Puspaning

Seni rupa dan puisi, agaknya bagi Peni tak bisa ditinggalkan. Dia rajin berkarya dua jenis seni yang berbeda. Pernah bersama teman2 perupa perempuan menerbitkan buku puisi sekaligus membuat seni rupa, dan diterbitkan dalam satu buku, sekalian pameran bersama atas karya2 seni rupanya. Dua puisi Peni ini mengambil tema berbeda, Puisi pertama, Peni yang merasa dekat…
Read more

CERITA MENYAPU DI WAKTU MAGRIB

Oleh Junaedi, S.E. Kabar hilangnya cincin pernikahan Siti, di saat lantunan azan magrib menggema, sontak menggegerkan seantero kampung kecil di mana saya tinggal. Kejadian bermula ketika Siti yang berprofesi sebagai guru swasta di Kabupaten Sleman, baru saja pulang dari mengajar di sekolahnya sebelum azan magrib. Ketika masuk rumah, Siti merasa risih karena lantai rumah yang…
Read more

Antarini Arna

Antarini Arna, atau dikenal dengan nama Rinno Arna Putri, awal tahun 1980-an rajin menulis puisi dan dikirimkan ke sejumlah media. Namun agak lama, mungkin setelah lulus dari Fakultas Hukum UGM dan meneruskan studinya ke jenjang lebih tinggi, intensitas menulis puisinya tidak lagi seperti ketika masih sebagai mahasiswa, tetapi bukan berarti Rinno jauh dari puisi, dia…
Read more

Sri Wijayati

Rindu memang tidak selalu kepada kekasih, tetapi bisa keindahan alam, bisa pada orang tua, atau juga pada anak. Menulis puisi menyajikan perihal kerinduan, memang harus jeli, sehingga kerinduannya bisa dikenali, Dua puisi Sri Wijayati, yang mencoba ‘menggambar’ kerinduan dengan kata, membayangkan ayahnya. Mungkin pengalaman masa kecilnya yang mengingatkan kerinduan akan ayahnya, atau pertemuan terakhir pada…
Read more

Ika Zardi Saaliha

Perasaan tak mau kehilangan, selalu ingin dekat, sangat kuat dalam tiga puisi Ika Zardi Saliha. Tak tahu siapa yang disebut ‘kau’ dalam puisinya. Ia selalu ada didalam hidupnya, yang disebutnya sebagai ‘detak jam’. Tak berjarak, dan seringkal hadir dalam mimpinya, dan menemani di tiap malamnya. Kau, selalu menyelinap di dalam rasa, meski ‘jauh dari pandang’.

Dalle Dalminto

Puisi Dalle Dalminto,  berangkat dari hal yang dialami secara langsung. Dia melihat Yogya, terutama kota Yogya dari dua tanda yang dikenalinya, yakni Kali Code dan dua pohon beringin kurung yang terletak di alun-alun selatan. Kali Code membelah kota Yogya menjadi dua, dan sering dikenali sebagai wetan (timur) kali dan kulon (barat) kali. Kulon  kali ada…
Read more

AG. Budi Susanto

Budi mengambil senja sebagai personifikasi langkah hidupnya. Agaknya ia merasa menuju tua. Namun kalau disebutkan tua kurang memiliki nuansa, sehingga ia merasa perlu menggunakan kata senja untuk menggantikannya. Kita memang sering mendengar, kapan orang yang sudah mulai tua disebutnya sudah senja. Mungkin, Budi sedang tidak berbicara mengenai dirinya, karena usianya belum genap 50 tahun, sehingga…
Read more

MH. Dzulkarnain

Hidup yang dijalani, selalu diterima sebagai berkah, dan tak lepas dari Tuhan. Puisi2 Dzulkarnain selalu bermauara kesana. Agaknya dia tahu, perjalanan hidunya akan berujung kesana, meski dunia beralih dengan formula digital menjadi akun IG, FB atau WA, tapi jalan akhir akan sampai ujung yang tak bisa ditolak. Kata dan puisi adalah formula lain dari jalan…
Read more

Fauzi Absal

Sejak umur 20-an Fauzi sudah menulis puisi, sampai kini umur 70 tahun, dia tak berhenti menulis puisi. Sepertinya dia tak bisa melepaskan puisi dari hidupnya, meskipun ia tahu, puisi tak memberinya hasil secara ekonomis, karena bukan itu yang ia cari dari puisi. Namun dia tahu, puisi memberikan makna hidup, dan dari situlah ia menciptakan makna…
Read more

Ryke Liliek Siti Siswari

Rindu dan cinta  menjadi kata kunci dalam 3 puisi Ryke. Kata cinta kadang diganti dengan kata sayang. Tiga kata itu dipadukan dengan alam seperti gerimis atau metafor lain misalnya burung, lautan dan lainnya. Atau juga dengan kekhawatiran akan putus cinta. Pandemi seolah menjadi ancaman, sehingga Ryke berbisik: ‘Ini hanya pandemi, sayang/Bukan pembunuh cinta’. Mungkin Ryke…
Read more